Malam tadi saya mendapat Telfon dari paman yang sedang berada ATM Bank Mandiri yang berada di Bandara Sutan Syarif Kasim II, ” Fit tolong ke ATM Bandara segera” katanya. Ya saya buru-buru kesana. Pas ketemu disana saya tanya kenapa…
Beliau mencerikan teman (orang yang dikenal) minta tolong ambilkan uang kiriman dari seseorang (tidak dikenal) dari Bandar Lampung, namun ketika di ATM kok malah uang dia yang berkurang, apa sistem di ATM yang salah, setelah saya lihat proses yang dilakukan di ATM saya fikir udah kena nih…
Penipuan seperti ini memang sudah lama, namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana cara kerjanya kalau dia sedang dirampok secara sukarela oleh orang lain melalui ATM.
Namun beberapa saat setelah itu datang lagi telfon dari orang yan akan mengirimkan uang tersebut, mengatakan ada kesalahan dalam pengiriman uang tersebut dan dia meminta menggunakan ATM yang berbeda, ya udah saya yang maju ( kayak mo perang aja…). Lalu sang penelfon menyuruh saya memasukkan ATM dan memasukkan PIN, seolah-olah memasukkan pin saya mengiyakan kata-kata orang tersebut, yang ujung ujungnya saya melakukan Transfer ke rekening dia. (saya fikir tabungan awak pula yang akan di kuras) Saya lansung potong aja pembicaraan “Bapak sepertinya menipu saya nih…” lansung orang tersebut mematikan HP nya.
Saya ceritakan ke paman tadi untung yang ngirim uang bukan paman tapi untuk temannya, dan temannya telah berjanji akan mengganti uang tersebut ( delapan jutaan coy…)
Sepertinya UU perbankan harus direfisi lagi supaya orang-orang lugu bisa mendapatkan uangnya kembali ( klo masih ada di rekening tersangka ).
Bagaimanakah cara kerja penipuannya…
(Bersambung…)
VCC murah (Rp.63.000,-) valid 1 tahun
Beli Emas via VGMC Indonesia
Leave a coment